SELAMAT DATANG
Terima kasih anda telah berkenan mengunjungi blog DUA BOCAH, blog ini memberikan informasi seputar makanan khas kota tegal dengan berabagai jenis makanan tradisional.
Disini kami juga menginformasikan berbagai makanan kesukaan yang memungkinkan anda untuk dapat mencoba keaneka ragaman makanan tegal.
Informasi yang kami sajikan adalah murni / alias bukan kebohongan untuk menarik pengunjung.
Blog ini saya buat sekaligus sebagai sarana penjualan online bagi yang ingin memesan produk / makanan. Jika anda merasa yakin dengan informasi yang kami sajikan dan anda berniat membeli produk, anda tak perlu ragu, karena kami disini bener-bener murni menjual produk tanpa ada unsur penipuan.
Akhirnya saya ucapkan terima kasih banyak kepada anda. kepercayaan anda kepada kami adalah hal paling berharga yang akan kami junjung tinggi.
terima kasih
DUA BOCAH
Disini kami juga menginformasikan berbagai makanan kesukaan yang memungkinkan anda untuk dapat mencoba keaneka ragaman makanan tegal.
Informasi yang kami sajikan adalah murni / alias bukan kebohongan untuk menarik pengunjung.
Blog ini saya buat sekaligus sebagai sarana penjualan online bagi yang ingin memesan produk / makanan. Jika anda merasa yakin dengan informasi yang kami sajikan dan anda berniat membeli produk, anda tak perlu ragu, karena kami disini bener-bener murni menjual produk tanpa ada unsur penipuan.
Akhirnya saya ucapkan terima kasih banyak kepada anda. kepercayaan anda kepada kami adalah hal paling berharga yang akan kami junjung tinggi.
terima kasih
DUA BOCAH
Tampilkan postingan dengan label stasiun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label stasiun. Tampilkan semua postingan
Jumat, 21 Oktober 2011
Minggu, 09 Oktober 2011
SD Jatimulya 01 Disegel
LEBAKSIU- Warga Desa Jatimulya, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, merasa dilecehkan oleh oknum warga yang bernama WA, atas penyegelan empat ruang SD Jatimulya 01, Kamis (16/9) belum lama. Pasalnya, tanpa dasar hukum bukti kepemilikan atas tanah SD dimaksud, diduga asli tapi palsu (aspal), oknum itu nekad melaksanakan penyegelan. Sementara warga desa marah dan siap mendemo ulah okmum WA. Anehnya Kades Jatimulya tidak mampu berbuat banyak. “Otomatis aktifitas belajar dan mengajar untuk kelas 1 dan 2 SD Jatimulya 01, pada hari pertama berangkat, Senin (20/9) bakal terganggu. Hal itu bisa membuat warga khususnya orang tua bakal marah dan yang kami dengar siap mendemo warga yang menyegel SD tersebut,” jelas Sekdes Jatimulya, Mualim, kepada Radar, Sabtu (18/9). Dikatakan Mualim, pihaknya tidak mengetahui secara pasti mengapa WA menyegel SD itu. Dari informasi yang pihaknya tangkap, konon lahan yang ditempati untuk SD seluas sekitar 500 meter milik dirinya. Namun sesuai dengan sejumlah data yang ada dan sejumlah kisah dari berbagai sumber masyaraat di Desa Jatimulya, apa yang diakui oleh WA sesuatu yang tidak masuk akal. “Dari Tahun 1946 lahan itu sudah diperuntukkan untuk bangunan SD dari pemilik sahnya yaitu Kartijah (Alm) yang merupakan saudara WA,” kata Mualim. Bahkan sekitar Tahun 1959, lokal SD yang semula satu kelas dikembangkan kembali oleh pemerintah dan masyarakat menjadi empat lokal kelas. Namun yang membuat tanda tanya besar warga dan aparat di tingkat desa, kecamatan maupun Dikpora, mengapa baru Tahun 2010, WA mengkalim tanah SD kemudian melakukan penyegelan dan itu dianggap semua pihak terkait tidak logis. Apalagi Ahli waris Kartijah (Alm) yaitu Sudarno, tidak pernah dengan keyakinan pasti melakukan gugatan atas tanah desa. Masih menurut Mualim, awal kepemilikan lahan desa merupakan lahan seluas sekitar 1000 meter atas nama Raksa (Alm), orang tua dari Kartijah dan Kawian (Alm). Tanah seluas itu dibagi adil oleh Raksa untuk Kartijah dan Kawian. Dari situlah awal ada kesepakatan antara Kartijah dengan pihak desa, sepakat dengan ganti uang, lahan miliknya dimanfaatkan untuk SD. “Namun bukti itu diduga sengaja dihilangkan oleh oknum kades masa itu. Oknum ini sendiri merupakan keluarga orang tua atau kakek dari WA,” terang Mualim. Dari situlah muncul permasalahan. Padahal pada Tahun 1988, Pemerintah Desa Jatimulya sudah nengatakan jika tanah itu milik desa dan diperkuat oleh Pemerintah Kecamatan Lebaksiu. Yang lucu pada Tahun 2006 muncul akte jual beli dari Kawiyan kakak Kartijah kepada anak WA yang akte itu ditanda tangani Tahun 1999. “Bukti inilah yang dijadikan dasar WA menyegel SD,” ujarnya. Sementara Camat Lebaksiu Sutarjo mengatakan, jika merunut kisah dan sejumlah bukti, WA terkesan arogan dan tidak peduli dengan keadaan, bahkan menghalalkan segala cara. Namun menyangkut persoalan SD 01 Jatimulya semua diserahkan kepada masyarakat. Pihaknya selaku pembina akan membantu pihak desa dan masyarakatnya untuk sesuatu yang terbaik bagi kepentingan bersama. “Hari berangkat pertama anak sekolah, sesuai rencana kami akan ke lokasi. Semuanya kami serahkan kepada masyarakat dan desa,” kata Sutarjo. Ditambahkan menyikapi apa yang dilakukan WA, menurutnya tidak tepat, apalagi mensegel SD yang merupakan kepentingan bersama bagi masyarakat untuk mencerdaskan bangsa. “Harusnya melalui musyawarah yang baik toh bisa ada jalan kesepahaman untuk menyelesaikan maslalah,” pungkasnya. (K1) |
Sabtu, 08 Oktober 2011
SLAWI
Kota Slawi :
Slawi adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah Indonesia, selain itu Slawi juga merupakan Ibu Kota Kabupaten Tegal. Slawi berbatasan dengan Kecamatan Adiwerna di utara, Kecamatan Pangkah di timur, Kecamatan Lebaksiu di selatan dan Kecamatan Dukuh Waru di sebelah barat.
Slawi terkenal dengan produksi Teh dan budaya moci ( Minum Teh Poci ). Meskipun terkenal dengan teh, Slawi bukan merupakan dataran tinggi dengan hawa dingin dengan banyak kebun teh. Slawi merupakan daerah yang dekat dengan Pantura sehingga suhunya cenderung panas dengan kontur tanah yang landai tidak berbukit-bukit.
Slawi terkenal dengan produksi Teh dan budaya moci ( Minum Teh Poci ). Meskipun terkenal dengan teh, Slawi bukan merupakan dataran tinggi dengan hawa dingin dengan banyak kebun teh. Slawi merupakan daerah yang dekat dengan Pantura sehingga suhunya cenderung panas dengan kontur tanah yang landai tidak berbukit-bukit.
Tempat - Tempat menarik :
Alun - Alun Slawi
Alun - alun Kota Slawi, berupa taman dengan air mancur yang sangat besar, berlokasi di depan halaman pendopo Kabupaten Tegal. Suasana di alun - alun Slawi sangat ramai, apa lagi pada malam hari terutama pada malam minggu. Banyak sekali pedagang - pedagang yang mangkal / berjualan di sekitar alun - alun, beraneka ragam makanan ada di sini dan yang tidak pernah ketinggalan yaitu munuman khas kota Slawi Teh Poci, kalau orang Slawi bilangnya sih Moci.
Monumen Perjuangan GBN ( Procot )
Terletak di Jl. Ahmad Yani tepatnya didepan Masjid Agung Slawi :
Monumen ini merupakan monument bersejarah pada masa Pemberontakan Darul Islam / Tentara Islam Indonesia ( DI / TII ). Gerakan DI / TII juga menyerang jawa tengah, Aceh dan Sulawesi Selatan. Gerakan Di / TII di Jawa Tengah yang di pimpin oleh Amir Fatah di bagian utara, yang bergerak di daerah Tegal, Brebes dan Pekalongan. Setelah bergabung dengan kartosuwiryo, Amir Fatah diangkat menjadi Komandan Angkatan Jawa Tengah. Dengan Pangkat Mayor Jenderal Tentara Islam Indonesia, untuk menghancurkan gerakan ini. Pada bulan januari 1950 di bentuk Komando Gerakan Banteng Negara ( GBN ) dibawah Letkol Sarbini.
Pusat Perdagangan Ruko Slawi
Ruko Slawi merupakan salah satu pusat perdagangan di kota slawi, dulunya Ruko ini hanyalah sebuah pasar yang akhirnya di pindahkan di daerah Trayeman dan di bangunlah pusat perdagangan ini yang letaknya di pusat kota slawi.
Mutiara Cahaya ( Supermarket Pertama Di Slawi )
Mutiara Cahaya 1 Mutiara Cahaya 2
Mutiara cahaya 1 merupakan salah satu Supermarket pertama kali di kota slawi, terletak di depan pusat perdagangan kota slawi ( RUKO ), begitu pula dengan Mutiara Cahaya 2 yang letaknya persis di samping Mutiara Cahaya 1.
Tambun ( Pertigaan Taman Bunga )
Tambun ( Taman Bunga ) adalah pertiga'an di kota slawi, tepatnya di Depan SMA N1 SLAWI.
Pertiga'an ini merupakan tiga arah menuju ke Timur, Barat dan Selatan,jika ke Timur menuju kecamatan Pangkah, Barat menuju kecamatan Dukuh Waru dan jika ke Selatan menuju kecamatan Lebaksiu.
Banyak Orang bertanya ..... apasih kebiasa'an orang Slawi...?
Nah... salah satu kebiasa'an orang Slawi adalah Moci, dan ini sudah menjadi tradisi / kebiasa'an orang Slawi sejak dulu. Moci adalah minuman sederhana asal Slawi ini memang khas baik rasa maupun penyajiannya. Tehnya diseduh dalam poci dari tanah liat dan diberi pemanis berupa gula batu. Saat dihirup kala cuaca dingin seperti ini hmm... rasa teh poci yang wangi, panas, sepet, legi, lan (dan) kentel ini makin nikmat saja!
Kini penggemar teh asal Slawi, Jawa Tengah ini bisa dibilang tak sedikit. Jika dulu orang tidak begitu mengenal teh poci, kini teh poci banyak dijual di warung, rumah makan, hingga restoran terutama yang menyajikan menu Jawa. Apa sih yang membuat teh yang satu ini istimewa?
Teh poci memang berbeda dengan teh lainnya. Pertama - tama dari soal penyajiannya sendiri yaitu menggunakan poci khusus yang terbuat dari tanah liat. Begitu pula dengan cangkirnya yang juga terbuat dari tanah liat, sehingga teh poci umumnya disajikan dalam wadah nampan yang berisi poci dan dua buah gelas. Kesemuanya terbuat dari tanah liat.
Untuk teh poci ini menggunakan jenis teh hitam yang beraroma harum dengan rasa sepet - sepet yang enak di lidah. Sehingga muncullah istilah 'teh poci wasgitel' yaitu wangi, panas, sepet, legi, lan ( dan ), kentel ( kental ). Kemudian daun teh diseduh dengan air panas seperti teh tubruk sehingga kental.
Sebagai pemanis tidak disediakan gula pasir melainkan gula batu yang biasanya sudah ditaruh dalam cangkir. Semakin lama pemakaian poci ini biasanya rasa teh akan semakin nikma, apa lagi kalau ada pasangannya yaitu mendoan ( tempe goreng yang di beri adonan tepung dan di goreng setengah matang ) dengan sambal kecap.
Untuk minum teh dengan poci tanah ada tata caranya :
- jika poci tanah masih baru harus di rebus dulu dengan air teh selama beberapa hari, atau isi poci dengan teh dan air mendidih biarkan seharian besoknya ganti lagi dengan yang baru, pokoknya sampai bau tanahnya hilang.
- Dan cara mengaduknya juga, bila memakai gula pasir jangan pernah pada tuangan pertama gulanya mencair semua, usahakan bertahap mengaduknya karena pasti akan berkali-kali menuangkan teh ke dalam cangkir.
- Makanya paling nikmat kalo memakai GULA BATU, karena rasa manisnya awet dan lebih gimana gitu…. pokoknya top lah! Satu lagi, yang terpenting bila kita memakai poci tanah jangan ganti-ganti merk teh, jadi harus setia dengan satu merk. Karena ini akan mempengaruhi rasa tehnya .
Moci - Budaya minum teh sebagai teman ngobrol, biasanya dilakukan beramai-ramai. Teh dijarangi pada poci tanah ( teh poci ). kemudian dituang ke dalam cangkir dengan pemanis. gula batu. Teh dalam cangkir tidak diaduk. sehingga rasa manis ditemukan pada saat isi teh dalam cangkir hampir habis. Hal ini menyebabkan cangkir terus dituangi.
Sega Lengko - Nasi lengko adalah nasi dengan bahan pelengkap seperti tempe, tahu yang diiris dadu, toge, kol mentah, dan sambal kacang beserta kerupuk.
Tahu Pletok - tahu pletok itu sama dengan tahu aci, lalu dimana letak perbedaannya? Disinilah letak perbedaannya. Jika tahu aci terbuat dari tahu kuning, maka tahu pletok terbuat dari tahu kulit yang berwarna coklat. Biasanya tahu coklat ini berbentuk segitiga. Untuk membuat tahu pletok, tahu kulit tersebut dibelah menjadi dua tetapi tidak sampai terbelah. Dibiarkan menjadi bentuk kotak persegi panjang. Kemudian, diatasnya di olesi dengan adonan aci kemudian digoreng sampai garing dan renyah. Inilah yang membedakannya dengan tahu aci. Jika adonan tahu aci itu kenyal, maka untuk tahu pletok justru dibiarkan garing dan gurih.
Krupuk Antor Glopot - krupuk antor ini juga merupakan salah satu cemilan khas slawi,krupuk ini sangat enak dan bumbunya sangat banyak,oleh karenanya orang - orang menamainya krupuk antor glopot.
Dan masih banyak lagi yang lainnya, seperti dodol glempang ( jenang ), gemblong kocar kacir, kacang asin bogares, pilus ( makanan kecil / snack dari tepung trigu ), martabak lebaksiu, nasi ponggol dll.
Inilah sekilas tentang kota slawi - tegal
Jika anda sekalian penasaran dan ingin merasakan makanan - makanan khas kota slawi, Silahkan anda mampir sejenak bila melewati kota Tegal.
Label:
alun-alun tegal,
bahari,
guci,
kota tegal,
masjid agung,
PAI,
slawi,
stasiun,
tegal,
teh botol
Langganan:
Postingan (Atom)


















